Hubungan Postur Kerja dan Durasi Kerja dengan Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDS) pada Pekerja Bengkel Motor di Malili Kabupaten Luwu Timur Tahun 2023
DOI:
https://doi.org/10.59183/hfzcx659Keywords:
postur kerja, durasi kerja, keluhan musculoskeletal disordersAbstract
Gangguan musculoskeletal adalah gangguan yang terjadi sebagai cedera pada otot, tendon, ligamen, saraf, tulang rawan, tulang atau pembuluh darah tangan, kaki, leher, dan punggung. Keluhan MSDs dirasakan pekerja bengkel disebabkan oleh posisi kerja yang sering membungkuk, menunduk, dan sebagainya. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan postur kerja dan durasi kerja dengan keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada pekerja bengkel motor di Malili tahun 2023. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pekerja bengkel yang ada di Malili yang berjumlah 37 orang. Dan pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik accidental sampling maka ditemukan
sampel sebanyak 30 responden. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan pembagian lembar kerja REBA dan kuesioner NBM. Data yang sudah dikumpulkan selanjutnya diolah menggunakan program statistik SPSS dan dianalisis dengan uji chi-square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara postur kerja, beban kerja, dan durasi kerja dengan keluhan MSDs yakni postur kerja dengan nilai (p=0,022) dan durasi kerja dengan nilai (p=0,014). Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat hubungan antara postur kerja dan durasi kerja dengan keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada pekerja bengkel motor di Malili tahun 2023.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Mega Buana Journal of Public Health

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

