Hubungan Lama Penggunaan Kontrasepsi Hormonal dan Obesitas dengan Kejadian Hipertensi

Authors

  • Rostina Program Studi S1 Kebidanan Universitas Mega Buana Palopo Author
  • Dian Sari Program Studi S1 Kebidanan, Fakultas Kesehatan, Universitas Mega Buana Palopo Author

DOI:

https://doi.org/10.59183/g9nyah48

Keywords:

hipertensi, lama penggunaan kontrasepsi hormonal, obesitas

Abstract

Hipertensi merupakan penyebab utama kematian dini di seluruh dunia dan meningkatkan resiko seseorang terkena penyakit tidak menular (PTM) lainnya seperti stroke, aneurisma, gagal jantung, sampai kerusakan organ ginjal. Saat ini sebanyak ±28,2% dari jumlah prevalensi hipertensi di Indonesia terjadi pada wanita usia subur yaitu dalam rentan usia 15-49 tahun. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan lama penggunaan kontrasepsi hormonal dan obesitas dengan kejadian hipertensi di wilayah kerja Puskesamas Kadatua Timur Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua wanita usia subur yang sudah menikah dan berusia 20-49 tahun serta merupakan akseptor kontrasepsi hormonal di wilayah kerja Puskesmas Kadatua Timur. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling, didapatkan 65 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar kuesioner dan lembar observasi. Data yang telah dikumpulkan kemudian diolah dan dianalisis menggunakan program statistik SPSS versi 26 dan dianalisis dengan uji chi-square. Penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan hipertensi terhadap dua variabel yang di teliti yakni lama penggunaan kontrasepsi hormonal (p-value = 0,019; Odd Ratio=3,11), dan Obesitas (p-value = 0,009; Odd Ratio=3,83). Sehingga kejadian hipertensi pada wanita usia subur dipengaruhi oleh lama penggunaan kontrasepsi hormonal dan obesitas.

References

Adiputra, I. M., Trisnadewi, N. W., Oktaviani, N. P., Munthe, S. A., Hulu, V. T., Budiastutik, I., Lusiana, S. A. (2021). Metodologi Penelitian Kesehatan. Denpasar: Yayasan Kita Menulis.

Ekasari, M. F., Suryanti, E. S., Badriah, S., Narendra, S. R., & Amini, F. I. (2021). Hipertensi: Kenali Penyebab, Tanda Gejala dan Penanganannya. Jakarta: Poltekkes Jakarta.

Erika, m., Harahap, D. A., & Safitri, Y. (2020). Hubungan Obesitas Dengan Kejadian Hipertensi Pada Masyarakat di Desa Air Tiris. Jurnal Kesehatan Tambusai, 1(1), 28-34.

Fauziah, A. G. (2022). Hubungan Praktik Gizi Seimbang Dengan Kejadian Obesitas Pada Wanita Usia Subur (Wus) di Wilayah Kerja Puskesmas Lapai Kota Padang. Skripsi, Politeknik Kesehatan Padang.

Hadriani, & Rafika. (2018). Lama Penggunan Alat Kontrasepsi Hormonal Dengan Kejadian Hipertensi di Puskesmas Sangurara Kota Palu. Jurnal Kesehatan Manarang, 4(2), 69-74.

Islamiyati, A. (2022). Efektivitas Suntik Hormon Terhadap Tekanan Darah dan Berat Badan Pada Akseptor KB di Wilayah Kerja Puskesmas Beji Depok. Skripsi, Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka.

Maring, F. N., Purnawan, S., & Ndun, H. J. (2021). Faktor Risiko Kejadian Hipertensi Pada Wanita Usia Subur di Wilayah Kerja Puskesmas Naibonat. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan, 1(1), 19-26.

Matahari, R., Utami, F. P., & Sugiharti, S. (2018). Buku Ajar Keluarga Berencana dan Kontrasepsi. Yogyakarta: Pustaka Ilmu Group.

Nurmaghfira. (2017). Hubungan Penggunaan Kontrasepsi Hormonal Terhadap Kejadian Hipertensi Pada Wanita Usia Subur (PUS) di Puskesmas Kassi-Kassi Kota Makassar. Skripsi, UIN Alauddin Makassar.

Pertiwi, T. D., Agustina, N., Aquarista, M. F., Hadi, Z., Indah, M. F., Asrinawaty, & Chandra. (2023). Determinan Kejadian Hipertensi Pada Wanita Usia Subur (15-49) Tahun di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Martapura Timur Kabupaten Banjar. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 10(2), 209-215.

Pratama, A. B. (2022). Hubungan Status Gizi Dengan Derajat Hipertensi di RSUD DR. Abdul Moeloek Bandar Lampung. Skripsi, Universitas Lampung.

Prihati, R. D., Paryono, & Rohmawati, W. (2022). Monograf Kontrasepsi Hormonal. Klaten: Mitra Cendekia Media.

Puspitaningrum, D., Mulyanti, L., Mustika, D. N., Ristiyanti, & Rahmayani, A. A. (2023). Skrining Pemeriksaan Tekanan Darah Pada Wanita Usia Subur. Jurnal Salingka Abdimas, 3(2), 257-260.

RI, K. (2019). KEMENKES RI. Retrieved from Kementrian Kesehatan Republik Indonesia: https://p2ptm.kemkes.go.id/infographicp2ptm/obesitas/tabel-batas-ambang-indeks-massa-tubuh-imt

Romania, S. (2019). Hubungan Status Gizi Dengan Kejadian Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Ciputat Timur Kota Tangerang Selatan. Skripsi, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah.

Santika, E. F. (2024, Juli 05). Prevelensi Hipertensi Indonesi Turun Jadi 30,8% Pada Tahun 2023. Retrieved from https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2024/07/05/prevalensi-hipertensi-indonesia-turun-jadi-308-pada-2023

Santoso, A., Astuti, R., & Kaban, N. B. (2024). Hubungan Lama Penggunaan Kontrasepsi Pil Kb Dengan Kejadian Hipertensi Pada Wanita Usia Subur Di Desa Hamparan Perak Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deliserdang. Excellent Midwifery Journal, 7(1), 20-27.

Sembiring, T. B., Irmawati, Sabir, M., & Tjahyadi, I. (2024). Buku Ajar Metodologi Penelitian. Karawang: Saba Jaya Publisher.

Sukmawati, W. (2018). Hubungan Penggunaan Kontrasepsi Suntik Dan Pil Kb Terhadap Kejadian Hipertensi Pada Wanita Usia Subur di Wilayah Kerja Puskesmas Ciputat. Skripsi, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah.

BPS SULTRA. (2021). BPS SULTRA. Retrieved from Badan Pusat Statistik Sulawesi Tenggara.

Susilowati, Maulina, R., & Indriati, I. (2024). Hubungan Penggunaan Kontrasepsi Hormonal Dengan Kejadian Hipertensi Pada Akseptor KB di PMB Iin Batiningsasi Desa Sukosari Kabupaten Lumajang. Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan, 28-33.

Tiara, U. I. (2020). Hubungan Obesitas Dengan Kejadian Hipertensi. Jurnal Kesehatan, 2(2), 161-171.

WHO. (2023, Maret 16). Retrieved from World Heaalth Organization: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/hypertension

Downloads

Published

2025-03-30