Pengaruh Peran Perawat Sebagai Edukator Terhadap Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Hipertensi
DOI:
https://doi.org/10.59183/ws42wx37Keywords:
Hipertensi, Peran perawat sebagai educator, Kepatuhan minum obatAbstract
Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang dapat menyebabkan kematian. Penyakit ini sebagai the silent di sease karena penderita tidak mengetahui dirinya hipertensi. Salah satu syarat mutlak untuk dapat mencapai efektifitas terapi dan meningkatkan kualitas hidup pasien adalah kepatuhan, sedangkan ketidakpatuhan pasien dalam mengomsumsi obat merupakan salah satu faktor utama penyebab kegagalan terapi. Peran perawat sebagai educator membantu pasien meningkatkan pengetahuan tentang perawatan dan Tindakan medis sehinga pasien mendapatkan informasi untuk meningkatkan kepatuhan obat terhadap hipertensi. Tujuan dalam penelitian ini adalah menganalisa pengaruh peran perawat sebagai edukator terhadap kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi. Metode penelitian ini adalah analitik observasional dengan desain cross sectional. yang di lakukan pada 50 responden penderita hipertensi di puskesmas Perawatan Yenburwo, Kecamatan Numfor Timur Kabupaten Biak Numfor. Teknik pengumpulan data di lakukan dengan cara memberikan instrument berupa kuesioner peran perawat dan kepatuhan minum obat yang kemudian di uji menggunakan uji chisquare. dari 50 responden yang menunjukkan bahwa peran perawat sebagai konselor baik dengan kepatuhan minum obat rendah 12 (20%), sedang 16(32%), tinggi 6 (12%). Sedangkan peran perawat sebagai konselor kurang baik dengan kepatuhan minum obat rendah 5 (10%), sedang 6 (12%), dan tingi sebanyak 5 (10%). Hasil uji statistic didapatkan p-value = 0,551 dimana (p>0,05) maka Ho diterima dan Ha ditolak.artinya tidak ada pengaruh antara peran perawat sebagai edukator terhadap kepatuhan minum obat Hipertensi pada pasien Hipertensi Di Puskesmas Perawatan Yenburwo Kecamatan Numfor Timur.
References
Apriyani Puji Hartuti, M. (2022). Hipertensi. Jawa Tengah : Anggota IKAPI
Asril, H. S., Kurniati, D., Nugroho, T. A., Wulandari, R. Y., & Kurniawan, M. H. (2024). Hubungan Pengetahuan dengan Peran Perawat dalam Penanganan Pasien Hipertensi di UPTD Puskesmas Ngambur Kabupaten Pesisir Barat. Jurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan (JREMIK) 1(1), 49-54.
Citry Mokolomban, W. D. (2018). Kepatuhan Minum Obat pada pasien hipertensi disertai hipertensi dengan menggunakan metode MMAS-8. Jurnal Ilmiah farmasi, 69-78.
Data Dinas Kesehatan Biak Numfor tahun 2024 menunjukan jumlah kasus
Data Kesehatan Propvinsi Papua tahun 2023 menunjukan jumlah kasus 22,2 % (Plt P2PTM, Papua)
Data Puskesmas Perawatan Yenburwo data 3 bulan terakhir Tahun 2025
Dewi A. Harahap, N. A. (2019). Hubungan pengetahuan penderita hipertensi tentang hipertensi dengan kepatuhan minum obat antihipertensi di wilayah kerja Puskesmas Kampa. Jurnal ners, volume 3 Nomor 2, 97-102.
Dian Saputra Marzuki, S. M. (2021). Analisis kepatuhan penggunaan masker dalam pencegahan covid-19 pada pedagang pasar tradisional di ptovinsi Sulawesi Selatan.
Erick Johanes Manoppo, G. M. (2018). Hubungan pean perawat sebagai edukator dengan kepatuhan penatalaksanaan hipertensi di Puskesmas Tahuna Timur . Jurnal Keperawatan.
Erni Djibu, N. A. (2021). Pengeruh peran perawat sebagai edukator terhadap kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi. Media Husada Journal of Nursing Science. Vol 2(No.2 ), 47-53.
Kasim, Z., & Rantiasa, I. M. (2024). Hubungan Peran Perawat Sebagai Edukator Dengan Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Hipertensi Di Puskesmas Bitung Barat. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan, 3(1), 01-12.
Sari, E. K., Imallah, R. N., & Kurniasih, Y. (2025). Peran perawat edukator dengan kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi di RS PKU Muhammadiyah Gamping. Jurnal Intelek Insan Cendikia, 2(3), 5401-5412.
Wahyudi, C. T. (2022). Peran efikasi dan persepsi diri dalam kepatuhan minum obat antihipertensi. Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia, 6(2), 173-179.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Mega Buana Journal of Nursing

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



