Hubungan Riwayat Anemia dan Kurang Energi Kronis dengan Kejadian Stunting pada Balita
DOI:
https://doi.org/10.59183/k0n1j911Keywords:
kurang energi kronis, anemia, stunting, balitaAbstract
Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak yang disebabkan oleh kurangnya gizi secara kronis yang terjadi sejak bayi dalam kandungan hingga usia 2 tahun sehingga anak terlalu pendek untuk usianya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan riwayat
anemia dan Kurang Energi Kronik (KEK) ibu hamil dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Kulo Kabupaten Sidenreng Rappang. Metode penelitian ini menguunakan metode pendekatan retrospektif. Teknik pengambilan sempel yaitu total
sampling sebanyak 35 anak dengan analisis data yang digunakan uji kendall. Hasil Penelitian ini ada hubungan antara riwayat KEK Ibu hamil dengan kejadian stunting (koefisiensi korelasi 0,549 dan p=0,001). Ada hubungan riwayat anemia ibu hamil dengan kejadian stunting (koefisiensi kolerasi 0,478 dan p=0,003).
References
Adriani, Merryana. 2014. Gizi dan Kesehtan Balita. Jakarta : Prenadamedia.
Adriyah et al. 2015. Faktor yang Mempengaruhi Stunting pada Balita pedesaan dan Perkotaan. e-Jurnal Pustaka Kesehatan.
Ariyani, 2017. Ilmu Gizi. Yogyakarta : Nuha Damayanti, 2017. Gizi dalam Daur Kehidupan. Jakarta : Badan Pengembangan Dan Pemberdayaan Sumber Daya Manuasia Kesehatan.
Departemen Gizi dan Kesehatan Masyarakat , 2021. Gizi dan Kesehatan Masyarakat. Jakarta
Ema wahyu, 2018. Status Gizi Pra Hamil Berpengaruh Terhadap Berat dan Panjang Badan Bayi Lahir.
Hana Sofia. 2017. Faktor Resiko Kejadian Stunting pada Anak Usia 12-36 Bulan di kecamatan pati Kabupaten Pati. Journal of Nutrition college http://ejournal- s1.undip.ac.id/index.php/Jnc
Kementrian Desa, 2017. Buku Saku Desa dan Penanganan Stunting. Jakarta: Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal. Dan Transmigrasi Republik Indonesia.
Kementrian Kesehatan RI. 2016. Situasi Balita Pendek. Jakarta : Pusat Data dan Informasi
Khoirun, 2015. Faktor yang Berhubungan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita.
Karompis, 2014. Biostatistika Untuk Keperawatan. Jakarta: EGC
Lidia Fitri, 2017. Hubungan BBLR dan ASI Esklusif dengan Kejadian Stunting di Puskesmas Lima Puluh Pekanbaru.
Muchtar, Asmujeni. 2016. Buku Ajar Kesehatan Ibu dan Anak. Jakarta : Pusat Pendidikan dan Platihan Tenaga Kesehatan
Notoatmodjo soekidjo, 2018. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta
Purwanto, 2008. Metodologi Penelitian Kuantitatif. Yogyakarta: Kemenkes RI Kesehatan Pusat
Data dan Informasi, 2016. Situasi Balita Pendek, Jakarta : Kemenkes RI
Rahmayana, 2014. Hubungan Pola Asuh ibu dengan Kejadian Stunting Anak Usia 24-59 Bulan.
Ramayulis, 2018. Stop Stunting dengan Konseling Gizi. Jakarta : Penebar Plus
Ridha, 2017. Hubungan antara Riwayat Status Gizi ibu masa Kehamilan dengan Pertumbuhan anak Balita di kecamatan soreang.
Ridwan, M. 2019. Metode dan Teknik Menyusun proposal penelitian. Bandung : Alfabeta
Yudianti, 2016. Pola Asuh dengan Kejadian Stunting pada Balita di Kabupaten Polewali Mandar
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Mega Buana Journal of Nursing

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



